MALAY, CHINA AND INDIA ETHNICITIES REPRESENTATION (Case Study : Etnography and Manga Matrix Analysis, on Upin Ipin Animation Character)

Benny Muhdaliha, Wenny Maya Arlena

Abstract


Kelompok etnis atau suku merupakan sekelompok orang yang identitasnya dapat dikenali, biasanya berdasarkan garis keturunan dengan budaya ¸bahasa, keyakinan, perilaku dan bentuk fisik yang sama. Kesukuan adalah faktor mendasar dalam kehidupan manusia, interaksi dan sifat intrinsik dalam suatu kelompok. Penentuan didasarkan pada percampuran suku atau ras seperti “Peranakan” : untuk percampuran ras melayu dan china, ditentukan berdasarkan agamanya, untuk Melayu di Malaysia disebut sebagai Muslim Bumiputera, “the Mestis” untuk perpaduan hispanik dengan bumiputera. Manga Matrix merupakan metode yang dikembangkan oleh Hiroyoshi Tsukamoto, sebuah panduan untuk menggambarkan karakter baru melalui metode matematika. Karakter diurai dalam beberapa unsur. Unsur-unsur yang dibangun disederhanakan dalam bentuk diagram untuk kemudian dijadikan panduan dalam proses pembuatan karakter. Upin Ipin dirilis pada 14 September 2010 di Malaysia, dan diproduseri oleh Les’ Copaque. Upin Ipin tayang di TV9 Malaysia dan Televisi Pendidikan Indonesia/TPI (MNC TV) di Indonesia. Hubungan yang baik antara orang-orang dari beragam budaya (Melayu, China, dan India) tergambar jelas. Karakter Upin Ipin membawa kesan dan pesan, melalui budaya yang berbeda dapat merepresentasikan karakter baik, mendukung kebersamaan dan kesederhanaan dalam perbedaan yang harmonis. Dalam studi ini, peneliti menggunakan etnografi dan analisa Manga Matrix.


Keywords


etnis, multikultural, mangga matriks, animasi

Full Text:

PDF

References


Alo Liliweri, M.S. Dasar-Dasar Komunikasi Antarbudaya, Pustaka Pelajar: Yogyakarta. 2003.

Azyumardi Azra. Merawat kemajemukan merawat Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Kanisius. 2007.

Choirul Mahfud. Pendidikan Multikultural.Yogyakarta. Pustaka Pelajar. 2008.

Fiske, John. Television Culture. London: Routledge & Metheun. 1987.

Heywood, Andrew. Political Ideologies (4th Edition). Palgrave: McMillan. 2007.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (edisi kedua), Balai Pustaka: Jakarta. 1999.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif, Penerbit PT Remaja Rosdakarya Offset, Bandung. 2007.

Parekh, B. Rethinking Multicultural- ism: Cultural Diversity and Political Theo- ry. Harvard: Harvard University Press. 2001

Sobur, Alex. Kamus Besar Sosiologi, Bandung, Pustaka Setia. 2016.

Tsukamoto, H. Manga Matrix: Create Unique Characters Using the Japanese Matrix System, USA: Collins Design. 2006.

Waluya, Bagya. Sosiologi : Menyelami fenomena sosial dimasyarakat, Pt Setia Purna. 2007.




DOI: https://doi.org/10.32509/wacana.v16i1.10

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

 

 

 

  

 
 

Indexed by:

 



WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi

Fakultas Ilmu KomunikasiUniversitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Kampus I, Jl. Hang Lekir I/8 Jakarta Pusat, Indonesia 10270
WA: 085714422271 (Chat Only)

Telepon: 021-7261433, 021-7252685
email: [email protected]