DOMINASI PEREMPUAN PEBISNIS DALAM RUMAH TANGGA

Ikhma Zurani

Abstract


Women as business people are no longer taboo and foreign for at least the past decade. The data shows an increase in the number of women as business people continues to increase from year to year no exception in the city of Pekanbaru. This research aims to find out how women's business domination in the household in Pekanbaru. The study used qualitative techniques with a phenomenological study approach and a constructivism paradigm.  Some of  the things that became the focus of the analysis in this study: how the dominance of women's decision-making entrepreneurs as wives in households and wife's efforts to preserve family harmony. Decision making in households is divided into three parts, namely: decision making for domestic household affairs; Decision-making in childcare affairs; and other important business decision making. The research results describe if in decision making for domestic affairs of households dominated by wives. Decision-making about parenting is a collaboration between husbands and wives. On the other hand, important decision making involving investment and business is dominated by wives. As a wife, there are several efforts to maintain household harmony including Pillow talk;  Realizing the nature of sustenance; and supporting husbands form their own business.


Keywords


women's domination; family communication; gender

Full Text:

PDF

References


Asiah, A., Irkhaniza, M. R., & Mohamed Sharif, M. (2008). Peranan komunikasi dalam hubungan kekeluargaan. Seminar Kaunseling Keluarga, 82–89.

Ayu, R. K. (2017). Perempuan Pebisnis Startup di Indonesia dalam Perspektif Cybertopia. Jurnal Studi Komunikasi (Indonesian Journal of Communications Studies). https://doi.org/10.25139/jsk.v1i2.167

Bintang, S. K., & Astiti, D. P. (2016). Work-Life Balance Dan Intensi Turnover Pada Pekerja Wanita Bali Di Desa Adat Sading, Mangupura, Badung. Jurnal Psikologi Udayana, 3(3), 382–394.

Budiman, A. (1982). Pembagian Kerja Secara Seksual. Jakarta: Gramedia.

Denzin, N. K. & Yvonna S. L. (2009). Handbook of Qualitative Research. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Effendi, P., & Ratnasari, D. (2018). Kesetaraan Gender Dalam Prespektif Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik.

Fakih, Mansour. 2004. Analisis Gender & Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Ihromi. (2006). Pokok-Pokok Antropologi Budaya. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Iskandar, A. (2007). Analisis Praktik Manajemen Sumberdaya Keluarga dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Keluarga di Kabupaten da Kota Bogor. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan. https://doi.org/10.22500/sodality.v1i3.5924

Kompasiana. (2015). Ketika penghasilan istri lebih tinggi dari suami. Diakses dari http://www.kompasiana.com/pakcah/ketika-penghasilan-istri-lebih-tinggi-dari-suami_54f34cdf7455137c2b6c705f. 20 September 2019, pkl 11:56 WIB

Kuswarno, E. (2013). Metode Penelitian Komunikasi Fenomenologi:Konsepsi, Pedoman, dan Contoh Penelitian. Bandung: Widya Padjajaran.

Littlejohn S. W. & Karen A. F. (2014). Teori Komunikasi. Jakarta: Salemba Humanika.

Moleong, L. J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rodakrya.

Mulyana, D. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif, Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Wan Zulkifli Wan Hasssan, N. (2012). Nafkah Isteri Bekerja: Satu Tinjauan Di Daerah Pasir Mas Kelantan. Jurnal Fiqh, 7(Issue 0).

Paputungan, F., Akhrani, L. A., & Pratiwi, A. (2013). Kepuasan pernikahan suami yang memiliki istri berkarir. Academia.Edu, 1–19.

Purbasari, D., & Putri, K. (2015). Pembagian Peran Dalam Rumah Tangga pada pasangan suami istri di jawa. Jurnal Penelitian Humaniora, 16(1), 72–85. https://doi.org/https://doi.org/10.23917/humaniora.v16i1.1523

Sakina, A. I., & A., D. H. S. (2017). Menyoroti Budaya Patriarki Di Indonesia. Share: Social Work Journal. https://doi.org/10.24198/share.v7i1.13820

Salampessy, A. (2004). Kemampuan Berkomunikasi Suami Isteri Pilar Utama Membangun Keharmonisan Dalam Rumah Tangga. WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 2(8), 61-77. http://journal.moestopo.ac.id/index.php/wacana/article/view/226

Sherlywati, S., Handayani, R., & Harianti, A. (2017). Analisis Perbandingan Kemampuan Kewirausahaan Pengusaha Perempuan dan Laki-Laki: Studi pada UMKM di Kota Bandung. Jurnal Manajemen Maranatha. https://doi.org/10.28932/jmm.v16i2.386

Triana, A., & Krisnani, H. (2018). Peran Ganda Ibu Rumah Tangga Pekerja K3l Unpad Dalam Rangka Menunjang Perekonomian Keluarga. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi.org/10.24198/jppm.v5i2.18370

Tuwu, D. (2018). Peran Pekerja Perempuan Dalam Memenuhi Ekonomi Keluarga: Dari Peran Domestik Menuju Sektor Publik. Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian, 13(1), 63. https://doi.org/10.31332/ai.v13i1.872

Uci Yuliati, M. (2019). The Analyses of Women Role On Part-Time Workers In Junrejo Batu City. Jurnal Perempuan & Anak (JPA), 2(2), 23–34.

Umar, N. (1999). Argumentasi Kesetaraan Gender: Perspektif al-Qur’an. Jakarta: Paramadina.

Yahaya, A. (2008). Pembentukan Keluarga Yang Bahagia: Cara Membuat Keputusan Dan Cara Mengatasi Masalah Untuk Kecemerlangan Keluarga. Jurnal, 10.




DOI: https://doi.org/10.32509/wacana.v19i1.1008

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

 

 

  

 
 

Indexed by:

   

 



WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi

Fakultas Ilmu KomunikasiUniversitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Kampus I, Jl. Hang Lekir I/8 Jakarta Pusat, Indonesia 10270
WA: 085714422271 (Chat Only)

Telepon: 021-7261433, 021-7252685
email: wacana@dsn.moestopo.ac.id