SOSIALISASI ZIKIR MELALUI KOMUNIKASI DARI MULUT KE MULUT DALAM MEMBANGUN KARAKTER MASYARAKAT OLEH MAJELIS DZIKIR DAN SHALAWATAN AL MUTATHAHHIRIEN

M. Yusuf Asry

Abstract


Sosialisasi merupakan salah satu bentuk komunikasi yang dalam pelaksanaannya dapat menggunakan berbagai teknik. Di antaranya melalui teknik komunikasi dari mulut ke mulut disingkat KMM (word of mouth communication). KMM sebagai teknik komnikai tradisional dikenal kehandalannya dalam menyosialisasikan suatu pesan dari zaman dahulu hingga zaman now atau era sosial media sekarang yang dapat dibuktikan dari sejarah penyiaran agama dan berbagai hasil penelitian.

Dari sejarah penyiaran agama, pada awalnya Islam, 15 abad silam Nabi Muhammad saw Islam seorang diri, tetapi tak lama kemudian mendapat beberapa pengikut dari lingkungan keluarga dan sahabat (yang disebut dalam Al Quran dengan As sabiquunal awalun), serta terus semakin banyak dengan menerapkan komunikasi dakwah lisan (dakwatu billisan), individual (fardl) dan secara sembuyi-sembunyi yang disebut “da’watul fardl” yang pada hakikatnya sebangun dengan komunikasi dari mulut ke mulut

Keywords


Komunikasi Zikir, Komunikasi Mulut ke Mulut

Full Text:

PDF

References


Al Quran dan Terjemahnya, yang disahkan oleh Kementerian Agama RI 1971 yang diperbanyak oleh Mujama Khadim Al Haramain Ay Syarifain Al Malik Fahd li Tiba’at Al Mushhaf Asy Syarif, Madinah (t,th).

Bungin, Burhan M. Prof. Dr. Sos., M.Si., Sosiologi Komunikasi, Prenada Media Groep, Jakarta, 2008.

Damsar, Prof. Dr. Pengantar Sosialogi Pendidikan, Prenada Media Groep, Jakarta, 2012.

Harjanto, Rudy, Prof. Dr. Dr., MM, Jakarta, 2009.

Kriyantono, Rachmat. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Perdana Media Group, 2006.

Kotler, Philip, Prof. Dr., dan Kevin Lane Keller, Marketing Management II, Terjemahan Bob Sabran MM, Manajemen Pemasaran, II, Erlangga, Jakarta, 2013.

Majelis Dzikir dan Shalawatan Al Mutattahhirien, Pedoman Dasar Majelis Shalawatan, Bandung, 2009.

Miles, Matthew B dan A. Michael Huberman. Qualitative Data Analisys, Terjemahan Tjetjep Rohandi Rosidi, Jakarta: UI Press, 1992.

Moleong, Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya, 2000.

Moekijat, Teori Komunikasi, Bandar Maju, Bandung, 1983.

Mulyana, Deddy. Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Komunikasi.

Nisbet, J dan J. Watt, Studi Kasus: Sebuah Panduan Penelitian, Saduran oleh L. Wilardjo, Grasindo, Jakarta, 1994.

Ratna, Liza Dewi, M.Si., Teori Komunikasi: Pemahamanan dan Penerapan, Renata Pratama Media, Tangerang, 2008.

Salim, Agus. Teori dan Paradigma Penelitian Sosial. Tiara Wacana, Jogyakarta, 2001.

Siagian, Sondang P. Prof. Dr. MPA, Filsafat Administrasi, Gunung Agung, Jakarta, 1983.

Siahaan, S. M., Dr., Komunikasi Pembangunan dan Penerapannya, BPK Gunung Mulia, Jakarta, 2000.

Jurnal/Majalah/Koran:

Hidayat, Dedi N., Jurnal Iimu Komunikasi, Kriteria Kualitas Penelitian, FISIP Universitas Indonesia, Jakarta, Volume 1/2005.

Majalah Swasembada (SWA/12/2014).

Yusuf Asry, M., “Aliran dan Paham Keagamaan: Kasus Amanat Keagungan Ilahi (AKI) Kurnia Wahyu ke Majelis Dzikir dan Shalawatan” dalam Harmoni, Volume VIII No. 31 Juli-Sepetember 2009, Puslitbang Kehidupan Keagamaan, Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI, Jakarta 2009, hal. 63-80.

Rakyat Merdeka, 18 April 2017: 1&9.




DOI: https://doi.org/10.32509/wacana.v17i1.517

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 

 

  

 
 


WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi

Fakultas Ilmu KomunikasiUniversitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Kampus I, Jl. Hang Lekir I/8 Jakarta Pusat, Indonesia 10270
WA: 085714422271 (Chat Only)

Telepon: 021-7261433, 021-7252685
email: [email protected]




Copyright (c) 2018 WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi

Creative Commons License
Licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.