Mengenal dan Mengantisipasi Hoax di Media Sosial pada Kalangan Pelajar

Radja Erland Hamzah, Citra Eka Putri

Abstract


Pemberitaan bohong atau palsu (hoax) menjadi fokus perhatian banyak kalangan. Banjir informasi menyulitkan khalayak untuk menentukan informasi yang benar dengan informasi palsu. Metode literasi media tentu dapat dilakukan dengan berbagai cara. Untuk menghadapi generasi digital native yang terbangun dengan teknologi digital di tangannya, tentu dibutuhkan strategi-strategi baru. Namun, tidak kalah penting diperlukan pertukaran informasi terkait hoax, sehingga dapat terbangun komunitas yang memiliki ketahanan terhadap hoax. Salah satu metode yang coba dilakukan sebagai respon dari temuan dalam penelitian yang telah banyak terjadi pada fenomena hoax di indonesia ini adalah dengan melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat berupa diskusi dan sosialisasi pengetahuan yang berjudul “Literasi Media: Mengenal dan Mengantisipasi Hoax di Media Sosial pada Kalangan Pelajar” di SMPN 30 Kota Jakarta Utara. Dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi media generasi muda dalam menghadapi hoax, kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan contoh-contoh kontemporer dan pemaparan terkait risiko-risiko dari ketersebaran hoax. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara sosialisasi / penyuluhan mengenai materi-materi seputar hoax.

Full Text:

PDF

References


Chumairoh, H. (2020). Ancaman Berita Bohong ditengah Pandemi Covid 19. Jurnal Vox Populi, 3(1), 22-30.

Cindoswari, A, R., M. T. Syastra, M. Patli, D. M. I. Putri. (2020). Peningkatan Kemampuan Literasi Media pada Warga Belajar PKBM Sumber Ilmu di Kota Batam. Jurnal Abdi Moestopo, 3(1), 1-8. https://doi.org/10.32509/am.v3i01.975

Gumilar, G., Justito A. dan Nunik M. (2017). Literasi Media: Cerdas Menggunakan Media Sosial Dalam Menanggulangi Berita Palsu (Hoax) Oleh Siswa SMA. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 35-40. http://jurnal.unpad.ac.id/pkm/article/view/16275

Juditha, C. (2018). Interaksi Komunikasi Hoax di Media Sosial serta Antisipasinya. Jurnal Pekomas, 3(1), 31-44. http://dx.doi.org/10.30818/jpkm.2018.2030104

Juliswara, V. (2017). Mengembangkan Model Literasi Media yang Berkebhinnekaan dalam Menganalisis Informasi Berita Palsu (Hoax) di Media Sosial. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 4(2), 142-164. http://dx.doi.org/10.22146/jps.v4i2.28586

Kominfo.go.id (2017, January). Ini Cara Mengatasi Hoax di Dunia Maya. Diakses dari https://kominfo.go.id/content/detail/8949/ini-cara-mengatasi-berita-hoax-di-dunia-maya/0/sorotan_media

Kompasiana.com (2017, November 11). Edukasi Anti Hoax pada Siswa Melalui Literasi Informasi (Anti Hoax Sang Pendidik). Diakses dari https://www.kompasiana.com/yanayuristanti/5a05d1402670d4024f38a322/edukasi-antihoax-pada-siswa-melalui-literasi-informasi-antihoax-sang-pendidik?page=all

Kompasiana.com (2019, February). Pengaruh Media Sosial dan Penyebaran Hoaks di Tengah Masyarakat. Diakses dari https://www.kompasiana.com/caratipmengatasi7677/5c578f76ab12ae2f80490953/pengaruh-media-sosial-dan-penyebaran-hoax-di-tengah-masyarakat?page=all

Liputan6.com (2019, January). Hoax Adalah, Ciri-Ciri dan Carar Mengatasinya di Dunia Maya Dengan Mudah. Diakses dari https://www.liputan6.com/news/read/3867707/hoax-adalah-ciri-ciri-dan-cara-mengatasinya-di-dunia-maya-dengan-mudah




DOI: https://doi.org/10.32509/am.v3i01.1361

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Indexed by:

   

 Recommended Tools :