Inovasi Teknologi Digital Diplomasi: Pembuatan Aplikasi dan Sistem Profiling Digital Diplomasi Menuju Techplomacy 5.0G

Taufiqurokhman Taufiqurokhman, Danny Kunto Wibisono, Alif Ariaputra, Aldi Satria, Elena Libratia Surya, Bernadette Ingrid Mastail Budhiadi

Abstract


Artikel ini adalah perlombaan Kreatifitas Mahasiswa Gagasan Tertulis, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Indonesia 2021. Membahas, Inovasi Techplomacy, dengan cara membuat aplikasi dan sistem profiling digital diplomasi menuju 5.0G. Tujuan penulisan, memudahkan para diplomat Indonesia melakukan profiling diplomat digital untuk negara tujuan. Yaitu memberikan informasi sosial, ekonomi, budaya, politik, hukum, pendidikan, kesehatan, pertahanan keamanan, energi, teknologi, pangan lingkungan, serta sosial budaya pariwisata dari negara tujuan. Metodologi kualitatif deskriftif, yaitu menjelaskan berbagai rangkuman informasi berikut analisa terhadap informasi yang didapat untuk membuat sistem aplikasi dan profiling teknologi digital yang bisa dipergunakan oleh program studi hubungan internasional atau Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Hasil penelitian, teknologi diplomasi (Techpllomacy) dengan system aplikasi dan profiling memudahkan para diplomat Indonesia melakukan profiling diplomat digital negara tujuan. Karena, aplikasi dan sistem profiling merangkum berbagai informasi  sosial, ekonomi, budaya, politik, hukum, pendidikan, kesehatan, pertahanan keamanan, energi, teknologi, pangan lingkungan, serta sosial budaya pariwisata dari negara tujuan.


Full Text:

PDF

References


Adesina, O. S. (2016). Foreign Policy In An Era Of Digital Diplomacy. African Journal For The Psychological Study Of Social Issues, 19(3), 169-189. http://ajpssi.org/index.php/ajpssi/article/viewFile/198/pdf_150

Antara. (2017). Diplomasi Digital Kemenlu Perkuat Politik Luar Negeri http://www.mediaindonesia.com/news/read/114683/diplomasi-digital-kemenlu-perkuat- politik-luar-negeri/2017-07-26 9 Februari 2021 Antara. 2017.

Balassa, B.. (1961). The Theory of Economic Integration. Homewood, Illinois: R.D. Irwin.

Bollier, D. (2003). The Rise Of Netpolitik. How the Internet Is Changing International Politics and Diplomacy. Washington: The Aspen Institute.

Corbin, Juliety/Strauss, Anselm. (2008). Basics of Qualitative Research. 3rd ed. London: Sage Publication.

Diplomasi Digital Kemenlu Perkuat Politik Luar Negeri, http://www.mediaindonesia.com/news/read/114683/diplomasi-digital-kemenlu- perkuat-politik-luar-negeri/2017-07-26 diakses 9 Februari 2021.http://kabar24.bisnis.com/read/20170517/15/654738/wamenlu-diplomasi-harus-jawab-tantangan-digital

Dizard, W. (2001). Digital Diplomacy: U.S. Foreign Policy in the Information Age. London: Praeger.

Hocking Brian dan Jan Melissen. (July 2015). Diplomacy in the Digital Age. Clingendael Report. Diakses pada 10 Desember 2016, http://www.egmontinstitute.be/wp-content/uploads/2015/07/DIPLO-IN-DIGITAL-AGE.-PDF.pdf

Mansbach, R W. International Relations and Information Technology, Encyclopedia of Life Support System (EOLSS), International Relations, Vol. II, http://www.eolss.net/sample-chapters/c14/e1-35-03-03.pdf.

Melissen. Jan (editor). (2005) The New Public Diplomacy. New York: Palgrave McMillan.

Nurudin. (2017). Perkembangan Teknologi Komunikasi. Jakarta: Rajawali Press.

Nawa Cita Presiden Joko Widodo (Jokowi) Jusuf Kalla (JK) 2014 – 2019 Unpublished document “Konsep White Paper/Book Diplomasi Digital” Rencana Strategis Kemlu 2015-2019.

Schmidt, Eric dan Cohen, Jared. (2013). The New Digital Age: Reshaping The Future of People, Nations, and Business, (New York: ALFREDA.KNOPF)

Snarr, M dan D. Neil Snarr. (2008). Introducing Global Issues. USA: Lynne Rienner Publisher

Sudjana. (2005). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito

Syafputri, Ella. (April 2016). Masyarakat digital adalah masa depan Indonesia. Antara News, 22 April 2016. Diakses pada 9 Februari 2021 http://www.antaranews.com/berita/556730/masyarakat-digital-adalah-masa-depan-Indonesia.

Yahya, T. (April 2016). Digital Diplomacy, Sebuah Kebutuhan Mendesak. Detik News, 22 April 2016. Diakses 9 Februari 2021, http://news.detik.com/kolom/3194614/ltigtdigital-diplomacyltigt-sebuah-kebutuhan-mendesak.




DOI: https://doi.org/10.32509/am.v4i1.1362

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Indexed by:

   

 Recommended Tools :