Optimalisasi Pemberian Tablet Fe pada Remaja Putri di SMK Ma’arif Karya Mukti

Hikmatul Khoiriyah, Tri Susanti, Erma Mariam, Nurma Hidayati

Abstract


Anemia merupakan permasalahan gizi utama yang terjadi diseluruh dunia, diperkirakan 600 juta anak pra sekolah dan usia sekolah mengalami anemia. WHO menyebutkan 409-595 juta orang menderita anemia dengan rentang usia 15-19 tahun. Angka prevalensi anemia di Asia pada wanita usia 15–45 tahun mencapai 191 juta orang. Indonesia menempati urutan ke- 8 dari 11 negara di Asia dengan prevalensi anemia sebanyak 7,5 juta orang pada usia 10–19 tahun. Prevalensi anemia di Indonesia tahun 2018 mengalami peningkatan pada kelompok usia 15-24 tahun. SMK Ma’arif Karya Mukti memiliki 9 kelas dengan jumlah keseluruhan siswa 106 orang. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk melakukan optimalisasi pemberian tablet Fe pada remaja putri di SMK Karya Mukti. Pelaksanaan kegiatan ini observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, desain pre-experimental dan rancangan one group pre-test post-test design. Rsponden berjumlah 50 orang dengan kriteria; bersedia menjadi responden, remaja putri berusia 14-19 tahun, dan tidak sedang sakit. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Ma’arif Karya Mukti pada Bulan Februari 2022. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan anemia pada remaja putri, yaitu pengetahuan, pendapatan orang tua, pendidikan orang tua, status gizi, menstruasi. Perlu dilakukan identifikasi lebih lanjut penyebab terjadinya anemia yang dialami remaja putri di SMK Ma’arif Karya Mukti.


Keywords


Anemia, Gizi, Remaja, Tablet Fe

Full Text:

PDF

References


Andriani. M and Wirjatmadi B. 2013. Pengantar Gizi Masyarakat. Jakarta: Kencana Pranada Media Grup.

Aramico, B., Wati, N. and Nur, A. (2017) ‘Hubungan Asupan Gizi , Aktivitas Fisik , Menstruasi Dan Anemia Dengan Status Gizi Pada Siswi Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ) Simpang Kiri Kota Subulussalam Relationship Beetwen Nutrition Intake , Physical Activity , Menstruation And Anemia’, SEL Jurnal Penelitian Kesehatan, 4(1), pp. 21–30. Available at: https://doi.org/10.22435/sel.v4i1.1444.

Basith, A., Agustina, R. and Diani, N. (2017) ‘Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri’, Dunia Keperawatan, 5(3), pp. 1–10.

Hendarto, A., Febriyanto, R. and Kaban, R. K. (2018) ‘Defisiensi Besi dan Anemia Defisiensi Besi pada Anak Remaja Obes’, Sari Pedriarti, 20(1), pp. 1–6. Available at: https://saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/article/view/1367/pdf.

Jaelani, M., Simanjuntak, B. Y. and Yuliantini, E. (2015) ‘Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri’, pp. 358–368.

Johariyah, A. and Mariati, T. (2018) ‘Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Dengan Pemberian Modul Terhadap Perubahan Pengetahuan Remaja’, Jurnal Manajemen Yayasan RS.Dr.Soetomo, 4(1), pp. 38–46. Available at:

https://jurnal.stikes-yrsds.ac.id/index.php/JMK/article/view/100/98.

Kemenkes RI, R. (2016) Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Available at: https://litbangkespangandaran.litbang.kemkes.go.id/perpustakaan/index.php?p=show_detail&id=3800&keywords=.

Nasruddin, H. et al. (2021) ‘Angka kejadian anemia pada remaja di indonesia’, Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(April), pp. 357–364.

Panyuluh, D., Nugraha, P. and Riyanti, E. (2018) ‘FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENYEBAB ANEMIA PADA SANTRIWATI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM KABUPATEN KENDAL’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(April), pp. 156–162.

Permatasari, T., Briawan, D. and Madanijah, S. (2018) ‘E fektivitas Program Suplementasi Zat Besi pada Remaja Putri di Kota Bogor Effectiveness of Iron Supplementation Programme in Adolescent girl at Bogor City’, 14(1), pp. 1–8.

Ramini H, N. (2018) ‘FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI’, Nursing Arts, 12(2), pp. 78–90. Available at: https://poltekkes-sorong.e-journal.id/nursingarts/article/view/78/35.

Riskesdas (2018) ‘Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)’. Available at: https://www.litbang.kemkes.go.id/laporan-riset-kesehatan-dasar-riskesdas/.

Riskesdas, L. (2018) ‘LAPORAN PROVINSI LAMPUNG RISKESDAS 2018’. Available at: https://www.litbang.kemkes.go.id/laporan-riset-kesehatan-dasar-riskesdas/.

Sulistyowati, A. M., Rahfiludin, Z. and Kartini, A. (2019) ‘Pengaruh Penyuluhan Dan Media Poster Tentang Anemia Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Pada Santriwati (Studi Di Pondok Pesantren Al-Bisyri Kota Semarang)’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7.

Umi, F. K. M. (2018) ‘Pengaruh Penyuluhan Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap tentang Penyakit HIV / AIDS’, Journal of Islamic Nursing, 3(1), pp. 26–31. Available at: https://doi.org/10.24252/join.v3i1.5471.

WHO (2011) ‘Guideline : Intermittent iron supplementation in preschool and school-age children’. Available at: https://www.who.int/publications/i/item/9789241502009.

Yudina, M. K. et al. (2020) ‘Evaluasi Program Pemberian Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di Jakarta Timur’, 2(3), pp. 147–158.




DOI: https://doi.org/10.32509/abdimoestopo.v5i2.1981

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by:

   

 Recommended Tools :