IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYETARAAN JABATAN ADMINISTRASI KE DALAM JABATAN FUNGSIONAL PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM MENDUKUNG TUGAS DAN FUNGSI DIREKTORAT JENDERAL POLITIK DAN PEMERINTAHAN UMUM KEMENTERIAN DALAM NEGERI

Hendro Rusmanto

Abstract


Kebijakan penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang bertujuan untuk menyederhanakan struktur organisasi pemerintahan serta meningkatkan efektivitas kinerja aparatur sipil negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil dalam mendukung tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman dan persepsi aparatur sipil negara yang terdampak oleh kebijakan tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif melalui teknik triangulasi untuk memperoleh validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penyetaraan jabatan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku melalui tahapan usulan, telaahan, validasi, rekomendasi, pengangkatan, dan pelantikan pejabat fungsional. Kebijakan ini berkontribusi pada penyederhanaan struktur birokrasi dan peningkatan efisiensi organisasi. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, seperti ketidaksesuaian antara tugas fungsional dengan pekerjaan sebelumnya, munculnya beban kerja ganda, serta perlunya penyesuaian regulasi pendukung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian administrasi publik serta menjadi bahan masukan bagi pemerintah dalam meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan penyetaraan jabatan dalam birokrasi pemerintahan.

Keywords


implementasi kebijakan; reformasi birokrasi; penyetaraan jabatan; jabatan fungsional; aparatur sipil negara

Full Text:

PDF

References


Anderson, James E. (1979). Public Policy Making, Reinhart and Wiston, New York.

Arikunto, Suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.

Creswell, J. W. (2003). Research Design Qualitative, Quantitative and MixedMethods Approaches Second Edition. New Delhi: Sage Publications.

Edward III, George C. (1980). Implementing Public Policy. Washington: Congressional Quarterly Press

Effendy, Khasan, Prof. Dr. H. (2010). memadukan Metode Kuantitatif dan Kualitatif, Indra Prahasta, Bandung

Fiona, Wood dan Michael Bloor. (2006). Keywords in Qualitative Methods a Vocabulary of Research Concepts. India: Sage.

Grindle, Merilee S. (2009). Going Local-Desentralization, democration and the promise of good governance. New Jersey USA: Princeton university press.

Hamdi, Muchlis. (2002). Bunga Rampai Pemerintahan. Jakarta: Yarsif Watampone.

Hamdi, Muchlis. (2014). Kebijakan Publik: Proses, Analisis, dan Partisipasi. Bogor: Ghalia Indonesia.

Utrecht, E. (1983). Pengantar Hukum Administrasi Negara Indonesia, Jakarta, PT. Ikhtiar, 1963, hlm.28. 4 Lihat Ndraha.

Ismiyarto. (2016). Budaya Organisasi dan Reformasi Birokrasi pada Organisasi Publik (Teori, Kebijakan, dan Aplikasinya). Bandung: Alfabeta.

Kadarisman, Muh. (2018). Manajemen Aparatur Sipil Negara. Depok: PT RajaGrafindo Persada.

Maciver, R. M. (1947). The Web of Government. New York: The MacMillian Company.

Mohammad Nazir. (1998). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Moleong, Lexy J. (1991). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya

Mondy, R. Wayne. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Erlangga.

Mustopadidjaya, A. R. (2003). Manajemen Proses Kebijakan Publik, Formulasi, Implementasi dan Evaluasi Kerja, Lembaga Administrasi Negara, Republik Indonesia. Jakarta: Duta Pertiwi Foundation.

Nadler, Leonard. (1970). Development Human Resources. Texas: Gulf Publishing Co.

Ndraha, Taliziduhu. (1988). Metodologi Pemerintahan Indonesia. Jakarta: Bina Aksara

Notoatmojdo, Soekitdjo, (1998). Pengembangan Sumber Daya Manusia, Edisi Revisi, Jakarta: PT Rineka Cipta.

Nugroho, Riant Dwijodijoto. (2004). Metode Penelitian Kebijakan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Sadu Wasistiono & Fernandes Simangunsong. (2014). Metodologi Ilmu Pemerintahan: Edisi Revisi yang Diperluas. Jatinangor: IPDN Press.

Sadu Wasistiono & Fernandes Simangunsong. 2009. Metodologi Ilmu Pemerintahan: Edisi I Cetakan Kedua. Jakarta: Penerbit Universitas Terbuka.

Kinggundu, Moses N. (1989). Managing Organization in Developing Countries: An Operational and Strategic Approach. London: Kumarian Press.

Samsudin, Sadili. (2010). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Pustaka Setia.

Sedarmayanti. (2007). Manajemen Sumber Daya Manusia, Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Bandung: Rafika Aditama.

Sedarmayanti. (2009). Tata Kerja dan Produktivitas Kerja. Bandung: CV. Mandar Maju.

Handoko, T. Hani. (1995). Manageinen Personalia Dan Sumber Daya Manusia, Yogyakarta: BPEE.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syafri, Wirman. (2012). Studi tentang Administrasi Publik. Jakarta: Erlangga.

Syafri, Wirman dan Alwi. (2014). Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Organisasi Publik. Jatinangor: IPDN Press.

Thoha, Milla. (2014). Manajemen Kepegawaian Sipil di Indonesia. Jakarta: Penerbit Prenadamedia.

Van Meter, Donald S. dan Carl E. Vand Horn. (1975). The Policy-Implementation Process: A Conceptual Framework Administration and Society.

Wibawa, Samodra. (1994). Kebijakan Publik Proses dan Analisis. Jakarta : Intermedia.

Widjaja, A.W. (2011). Otonomi Daerah dan Daerah Otonom. Jakarta: PT RajaGrafindo.

William N. Dunn, (2003). Public Policy Analysis – An Introduction; Pearson education; New Jersey.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.