PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA FAKULTAS PERLINDUNGAN MASYARAKAT INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI JATINANGOR

Nabila Liana Putri, T. Herry Rachmatsyah, Harry Nenobais

Abstract


Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada Fakultas Perlindungan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jatinangor baik secara parsial maupun secara simultan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif asosiatif, yaitu untuk mengetahui pengaruh variabel bebas (independent variable) terhadap variabel terikat dengan menguji kebenaran hipotesis. Metode pengumpulan data observasi, dokumentasi dan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Fakultas Perlindungan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jatinangor yang berjumlah 55 orang, dikarenakan jumlah subyek yang akan dijadikan responden pada Fakultas Perlindungan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jatinangor di bawah 100 atau hanya ada 55 orang, maka diambil seluruhnya, dan penelitian ini menggunakan total populasi. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) Gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Fakultas Perlindungan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jatinangor sebesar 65,2% dengan tingkat signifikasi sebesar 0,000 <0,05, 2) Budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Fakultas Perlindungan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jatinangor sebesar 38,2% dengan tingkat signifikasi sebesar 0,000<0,05, dan 3) Gaya kepemimpinan dan budaya organisasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada FakultasPerlindungan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jatinangor sebesar 67,1% dengan tingkat signifikasi sebesar 0,001 <0,05. Saran dalam penelitian ini: 1) Hendaknya atasan menerapkan gaya kepemimpinan yang efektif, 2) Hendaknya budaya organisasi pada Fakultas Perlindungan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jatinangor lebih ditingkatkan dan diterapkan secara maksimal, 3) Hendaknya peneliti lain melakukan penelitian lanjutan menganai variabel yang tidak penulis teliti seperti motivasi kerja, sarana kerja, insentif, disiplin kerja dan lain sebagainya

Keywords


Gaya kepemimpinan; Budaya; Kinerja

Full Text:

PDF

References


Bass, B. M., & Avolio, B. J. (1994). Improving organizational effectiveness through transformational leadership. Thousand Oaks: Sage Publications.

Davis, K., & Newstrom, J. W. (2002). Perilaku dalam organisasi. Jakarta: Erlangga.

Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., Donnelly, J. H., & Konopaske, R. (2012). Organizations: Behavior, structure, processes (14th ed.). New York: McGraw-Hill.

Hasibuan, M. S. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Mangkunegara, A. A. A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). New York: Pearson Education.

Sedarmayanti. (2017). Manajemen sumber daya manusia: Reformasi birokrasi dan manajemen pegawai negeri sipil. Bandung: Refika Aditama.

Siagian, S. P. (2015). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Sutrisno, E. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Kencana.

Thoha, M. (2017). Kepemimpinan dalam manajemen. Jakarta: Rajawali Pers.

Yukl, G. (2013). Leadership in organizations (8th ed.). Boston: Pearson Education


Refbacks

  • There are currently no refbacks.