PENGEMBANGAN MODEL LITERASI DAN INFORMASI BERBASIS PANCASILA DALAM MENANGKAL HOAKS

Isma Adila, Wayan Weda, Dian Tamitiadini

Abstract


Fenomena "Hoax" atau berita palsu yang dapat menyebabkan perasaan takut, kecemasan, terancam, atau salah persepsi di masyarakat. Hal ini dikarenakan hoax dan hate speech yang terjadi di dunia digital seringkali mengandung unsur SARA, provokatif dan bombastis. Ironisnya menurut Polri di Indonesia pada tahun 2017 terdapat 40 ribu berita hoax yang tersebar di media sosial (tribunnews.com). Kurangnya literasi media dalam masyarakat kita mengarah pada kedangkalan pengetahuan di media sosial. Sesuai dengan gerakan pemerintah yang telah dirintis, yaitu melawan hoax menggunakan nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, penelitian ini dengan pendekatan praktis, berupaya mengembangkan model literasi media yang berbeda dalam menganalisis informasi salah (hoax) dalam berita di media sosial. Melalui pengembangan model tinjauan literasi media sebagai pendekatan yang memberdayakan pengguna media sosial (warganet), diasumsikan bahwa warganet akan lebih mampu membangun muatan positif dalam memanfaatkan media sosial.


Keywords


Melawan Hoax, Literasi Digital, Media Sosial

Full Text:

PDF

References


Abrar, Ana Nadya. 2003. Teknologi Komunikasi: Perspektif Ilmu Komunikasi. Yogyakarta: LESFI.

Alif, M. I., Triartanto, A. Y., Hardian, A., Kurniawan, F., & Suryanto, A. D. (2018). Literasi Media dalam menanggulangi berita hoax (Studi pada pelajar SMKN 4 Bekasi dan Mahasiswa AKOM BSI, Jakarta). Jurnal Abdimas BSI, 1(3), 416-423.

Armstrong, S. 2008. Information Literacy: Navigating & Evaluating Today's Media (Second Edition). USA: Shell Education

Art, Silverblatt. 1995. Media Literacy: Key To Interprenting Media Massages. USA: Preager

Creech, K. C. 2007. Electronic Media Law and Regulation. Amsterdam, Boston, New York, Paris, Singapore, Sydney, Tokyo, London: Focal Press.

Creswell, John W. 2015. Penelitian Kualitatif dan Desain Riset: Memilih Diantara Lima Pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Harley, David. 2008. Common Hoaxes and Chain Letters.San Diego : ESSET, LLC

Irving, Clifford and Joe Barrett.2006. The Hoax. Great Britain: Ashland, Or. Blackstone Audio

Juliani, R. (2017). Media sosial rama sosial vs hoax. Attanzir, 8(2), 136-149.

Mazdalifah. 2011. Mengembangkan Literasi Media di Perguruan Tinggi. In D. Herlina, Gerakan Literasi Media Indonesia. Yogyakarta: Rumah Sinema.

Moleong, L. J. (2014). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Prasetya, A. B. (2018). Pengembangan Komunikasi Publik dan pariwisata berbasis internet pada website dinas pariwisata pemerintah kota malang. Wacana, 17(2), 135-142.

Potter, W. James. 2008. Media Literacy 4th Edition. University of California, Santa Barbara. Los Angeles : Sage Publications.

Rahadi, D. R. (2017). Perilaku pengguna dan informasi Hoax di media sosial. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 5(1), 58-70.

Riyanto, B., & Hastuti, N. H. (2017). Literasi media digital mahasiswa surakarta dalam mensikapi hoax di media sosial. Transformasi, 1(33), 27-33.

Rochimah, Nur dan Junaedi, Fajar. 2013. Tips Memilih Program Televisi, Internet, Dan Media Massa Yang Tepat Bagi Anak. Penerbit: Mata Padi Presindo. Yogyakarta.

Tania, L., Marindra, G., Melissa, Alviyani, V., Risty, I., & Risalina. (2017). Anti hoax campaign: Research based. Jurnal Ilmiah Psikologi MANASA, 6(2), 116-126.

Zamroni, M., & Sukiratnasari. 2011. KPID DIY Membumikan Literasi Media Bagi Masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta. In D.

Herlina, Gerakan Literasi Media Indonesia. Yogyakarta: Rumah Sinema.




DOI: https://doi.org/10.32509/wacana.v18i1.721

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 Indexed by:

     

 Recommended Tools :

 

 

WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi

Fakultas Ilmu KomunikasiUniversitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Kampus I, Jl. Hang Lekir I/8 Jakarta Pusat, Indonesia 10270
WA: 085714422271 (Chat Only)

email: [email protected]

 

Copyright (c) 2021 WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi

Licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.