Perubahan Posisi Jaringan Lunak Kelas III Angle Pencabutan Gigi Premolar Pertama Rahang Bawah Setelah Perawatan Ortodonti Cekat

Paulus Maulana SS

Abstract


Latar belakang: Maloklusi Kelas III dapat ditemukan pada prognatisme mandibula, retrognatisme rahang atas, atau kombinasi keduanya. Ekstraksi premolar pertama rahang bawah dilakukan kasus maloklusi kelas III untuk mengurangi proklinasi gigi anterior rahang bawah untuk memperbaiki profil jaringan lunak wajah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui efek pencabutan premolar pertama rahang bawah terhadap posisi jaringan lunak terhadap maloklusi kelas III Angle setelah dilakukan perawatan ortodonti cekat. Metode: Jenis penelitian diskripsi perbandingan. Sampel
penelitian adalah data pasien tahun 2010 – 2024 yang di klinik Dents Smile Jakarta. Sampel dibagi kelompok maloklusi kelas III Angle sebelum perawatan ortodonti cekat (belum dilakukan pencabutan premolar pertama rahang bawah) dan kelompok setelah dilakukan perawatan ortodonti cekat (telah dilakukan pencabutan premolar pertama rahang bawah). Hasil pengukuran foto cefalometri lateral diolah dengan program SPSS kemudian dianalisis. Data diuji dengan tes Kolmogorov Sminov untuk melihat distribusi data, dilanjutkan dengan uji beda (Independent t dan Mann Whiettey) untuk melihat perbedaan antar kelompok. Hasil: Hasil uji Kolmogorov Smirnov pengukuran cefalometri pada kelompok sebelum dan kelompok sesudah semua kelompok mempunyai nilai p > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa pada semua kelompok mempunyai distribusi data yang normal dan uji statistik yang dilakukan adalah uji Independent t. Hasil uji perbedaan sudut NSnPg, Nasolabial dan Labiomental antara kelompok sebelum dan sesugah pencabutan premolar pertama rahang bawah. Didapatkan nilai p pada sudut NSnPg, nasolabial dan labiomental < 0,05. Sudut NSnPg, nasolabial dan labiomental disimpulkan ada perbedaan bermakna antara kelompok sebelum dan sesudah pencabutan 4 premolar pertama. Kesimpulan: Hasil penelitian di atas disimpulkan terjadi perubahan jaringan lunak pada penderita maloklusi kelas III Angle dengan pencabutan premolar pertama rahang bawah dikarenakan sudut NSnPg, nasolabial bertambah besar dan sudut labiomental berkurang. Perubahan ini menyebabkan jaringan lunak terutama bibir atas dan bibir bawah terjadi retrusi.

Keywords


Maloklusi kelas III Angle, cefalometri, pencabutan premolar pertama rahang bawah.

Full Text:

PDF

References


Ardani, I.A.W. Pertumbuhan Kraniofasial Setelah Kelahiran. Airlangga University Press. Surabaya. 2021; 1: 1.

Proffit. W.R. Contemporary Orthodontics Text Book 6th Edition. Mosby. St. Lois. 2018 ; 8-10.

Widagdo Putra agung Azhari, dkk. Gambaran Tingkat Pengetahuan Tetang Karang Gigi Anggota Karang Taruna Kabupaten. Jurnal Kesehatan Siliwangi. 2021; 2 (1).

Mitchell, L. An Intruduction to Orthodontics Text Book 5th Edition . Oxford University Press Inc. New York. US. 2019;17.

anofer A. Soft Tissue Profile Changes Following Treatment with All Four First Premolars in Bimaxillary Protrusion Cases - Research Article. Journal pf Dental and Medival Sciences. 2015; 14(10):70-72.

Soukaina Sahim, Salma Sair, Farid El Quars. Treatment of Skeletal Class III Malocclusion with an Innovative Technique . Open Access Library Journal 2024, Volume 11, e11719 ISSN Online: 2333-9721 ISSN Print: 2333-9705.

Eddy H. Habar, Muhammad Ruslin. Treatment of skeletal class III malocclusions with a combination of orthodontic treatment and orthognathic surgery. Journal of Case Reports in Dental Medicine (J Case Rep Dent Med) May 2020 ; 2 ( 2 ) : 40-42

Rafael Mora Hurtado, et al. Surgical-orthodontic treatment for skeletal class III correction. Case report. Revista Mexicana de Ortodoncia 2016 ; 4 (4): 258-268.

Tita Ratya Utari. Treatment of Anterior Crossbite with Skeletal Class III Malocclusion during the Growth Period. Insisiva Dental Journal: Majalah Kedokteran Gigi Insisiva, 11(1), May 2022 ; 11 (1) : 34-40.

Hilda Alejandra Bedolla-Gaxiola, et al. Quick Correction of a Skeletal Class III Maloclussion in Primary Dentition with Face Mask Plus Rapid Maxillary Expansion Therapy. ODOVTOS-Int. J. Dent. Sc. 2018. 20 ( 2 ): 31-37.

Małgorzata Kuc-Michalska, et al. Three-Stage Non-Surgical Treatment of Skeletal Class III Malocclusion in Adolescents—A Report of Four Cases with Long-Term Follow-Up. Appl. Sci. 2024 ; 14. 8095. https://doi.org/10.3390/app14178095

Almansob YAM, dkk. Patient's Facial Soft Tissue Changes Following The Orthodontics Treatment. Journal Of Dental Medical Sciences. 2019; 18(4): 69-78.

Arathi Murugesan, dkk. Soft Tissue Responses to Orthodontic Treatment:

Impact of Premolar Extraction on Diverse Growth. Cureus. 2024; 16(4): e58077. DOI 10.7759/cureus.58077.

Jae Hyun Park, dkk. Adult skeletal Class III correction with camouflage orthodontic treatment. American Journal of Orthodontics and Dentofacial Orthopedics. 2019; 156(6) : 858-869.

Jui-Hsien Yang, dkk. Correct the Skeletal Class III Malocclusion with Severe Dental Compensation and Lateral Open Bite by Indirect Use of Maxillary TADs. Taiwanese Journal of Orthodontics. 2024; 36(2) : 80-86.

Aboobacker, dkk. Evaluation of Soft-tissue Changes in Class III Growing Patients Who Have Undergone Maxillary Advancement Treatment: A Retrospective Cephalometric Study. Advances in Human Biology. 2025 ; 15(1). DOI: 10.4103/aihb.aihb_102_24


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 M-Dental Education and Research Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.