PELUANG PAY TV MENGGESER DOMINASI FREE TO AIR TV DI PERKOTAAN

Ciptono Setyobudi, Sjailendra Sjailendra

Abstract


Perkembangan perkotaan yang pesat dengan pembangunan fisik berupa gedung bertingkat baik berupa hotel, perkantoran maupun apartemen akhir-akhir ini berakibat juga terhadap perambatan gelombang radio diudara bebas .Media televisi terestrial tidak berbayar ( free to air ) yang menggunakangelombang radio jalur Ultra High Frequency (UHF), pada frekuensi sekitar 600 MHz dengan Sistem Penyiaran (Broadcasting) analog yaitu Phase Alternating Line (PAL), akan terasa dampaknya akibat gedung pencakar langit tadi, karena perambatan gelombang yang cenderung mendatar diatas permukaan bumi (Ground Wave). Secara otomatis di daerah-daerah perkotaan yang dikelilingi gedung bertingkat sulit mendapatkan tayangan secara langsung (direct broadcast) dari transmisi terrestrial free to airatau secara teknis dikenal dengan blank spot area.Kondisi tersebut memberikan kesempatan untuk televisi berbayar (Pay TV ) untuk memenangkan persaingan dalam menggaet penonton dengan melakukan penetrasi penjualan layanan pada daerah tersebut , baik untuk Pay TV berbasis satelit , cable maupun digital terrestrial.


Keywords


Media TelevisiTeresterial, Penyiaran, Pay TV

Full Text:

PDF

References


Ardianto, E. Metodologi Penelitian untuk Public Relations Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2009.

Bungin , M Burhan. Metode Penelitian Kuantitatif, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2014.

Djamal, Hidajanto & Fachrudin Andi. Dasar-Dasar Penyiaran, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011.

Grob , Bernard & Herndon, Charle. Basic Television and Video Systems, Sixth Edition. New York: Mc Graw Hill, 1999.

Kaplan, R.S Norton, D.P. Balanced Scorecard: Translating Strategy into Action. Havard Business School, 1996.

Morissan. Manajemen Media Penyiaran (Startegi Mengelola Radio dan TV). Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2005.

Rangkuti, Freddy. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2000.

Setyobudi, Ciptono. Teknologi Broadcasting TV Edisi 2. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2013.

Straubhaar, La Rose. Media Now: Understanding Media, Culture and Techology. Thomson Wadsworth, 2006.




DOI: https://doi.org/10.32509/wacana.v16i1.8

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 Indexed by:

     

 Recommended Tools :

 

 

WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi

Fakultas Ilmu KomunikasiUniversitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Kampus I, Jl. Hang Lekir I/8 Jakarta Pusat, Indonesia 10270
WA: 085714422271 (Chat Only)

email: wacana@dsn.moestopo.ac.id

 

Copyright (c) 2022 WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi

Licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.